AKBP Faisal Lari dari Perempatan Juanda ke Lokasi Pohon Tumbang

AKBP Faisal Lari dari Perempatan Juanda ke Lokasi Pohon Tumbang
AKBP Faisal Lari dari Perempatan Juanda ke Lokasi Pohon Tumbang

 

Hasil gambar untuk AKBP Faisal Lari dari Perempatan Juanda ke Lokasi Pohon Tumbang

mobil yang di kendarain korban.

 

Berita Segar -Faisal Ramdhani tidak pernah menyangka sebelum kepergian Muhammad Rizki sepupunya itu membawa tanda yang sangat mengejutkan. Rizki membeli sebuah buku ‘Sejarah Dunia yang Disembunyikan’ karangan Jonathan Black di toko buku.

Wakapolresta Depok AKBP Faisal Ramdhani tidak pernah menyangka sepupunya Muhammad Rizki (23) meninggal dengan cara tragis. Rizki tewas setelah mobil Honda Jazz yang ditumpanginya tertimpa pohon tumbang di Jalan Akses UI, Kota Depok.

Rizki berada di Depok selama hampir sepekan sejak Rabu 26 Maret lalu. Warga asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini datang ke Jakarta untuk mengikuti tes di Politeknik Imigrasi.

“Dia sudah ikut tes di Banjarmasin, kemudian nanti tes psikologi di Cililitan,” ujar Faisal di rumah dinasnya di Mapolresta Depok, Jl Margonda Raya, Kota Depok, Selasa (2/5/2017) malam.
Sebelum berangkat ke Jakarta, Rizki menyempatkan diri untuk salat dzuhur di Masjid Al-Ikhlas di komplek Mapresta Depok. Rizki saat itu berjamaah bersama Faisal, Kapolresta Depok Kombes Herry Heryawan dan sejumlah anggota lainnya.

“Setelah salat dzuhurlah baru rizki berangkat ke Jakarta, dia berangkat sekitar jam dua belasan gitu la. (Cuaca saat itu) masih terang,” ucap Faisal.

Rizki berencana menginap di sebuah hotel di kawasan Cililitan, Jakarta Timur. Faisal sempat mencegahnya untuk berangkat ke Cililitan saat itu.

“Saya bilang ‘ngapain kamu nginap di Jakarta, di sini saja, Cililitan dekat kok’. Tetapi karena dia memaksa, alasannya hotelnya sudah di-booking, ya sudah, berangkatlah dia,” lanjutnya.

Faisal kemudian meminta seorang anggota Polresta Depok Bripda Dani Tugas Pangestu dan drivernya bernama Husein untuk mengantarkan korban. Mereka kemudian naik mobil Honda Jazz warna merah bernopol B 1618 AAU.

“Tetapi sebelumnya mereka mampir dulu di toko buku Gramedia untuk membeli buku,” ucapnya.

Rizki membeli sebuah buku ‘Sejarah Dunia yang Disembunyikan’ karangan Jonathan Black di toko buku tersebut. Setelah membeli buku, mereka memutar balik mobilnya lalu mengarah ke Jalan Akses UI, sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa (2/5/2017). Saat ketiganya hendak meluncur ke Jakarta, tiba-tiba peristiwa nahas itu terjadi.

Sebuah pohon sengon berukuran besar tumbang dan menimpa mobil yang ditumpangi ketiganya. Batang pohon menimpa kap mobil dengan posisi diagonal. Nahas bagi Rizki, lehernya patah dan tewas seketika akibat kapnya menjepitnya.

Sementara Dani yang menyetir mobil mengalami cidera. Begitu juga dengan Husein yang duduk di jok belakang, mengalami patah tulang kaki.

Pasca kejadian, Dani langsung menghubungi istri Faisal dan mengabarkan insiden tersebut. Sang istri kemudian meneruskan informasi Dani itu kepada Faisal.

“Saya ditelepon sama istri saya, dibilang mobil ketimpa pohon. Istri saya bilang dia dapat kabar dari Dani. Saya pikir kalau Dani masih bisa menelpon berarti enggak kenapa-kenapa,” tuturnya.

Faisal kemudian menuju ke lokasi kejadian untuk memastikan hal itu. Namun, di tengah jalan tepatnya di simpang Jl Juanda terjadi kemacetan. Melihat kondisi lalu lintas yang tidak memungkinkan, Faisal lari tunggang langgang.

“Saya lari dari simpang Juanda itu. Warga setempat kemudian ada ojek yang melintas. Di lokasi kuliahnya di Jakarta,” ungkapnya

Setibanya di lokasi, Faisal langsung lemas. Betapa tidak, Faisal mendapati mobilnya sudah ringsek. Sementara sepupunya sudah tidak bernyawa.

Jenazah korban tiba di Mapolres Depok sekitar pukul 23.00 WIB. Kombes Herry, Faisal dan sejumlah anggota kemudian melakukan salat jenazah di Masjid Al-Ikhlas, Depok. Jemazah rencananya diterbangkan ke Kalimantan Selatan pada Rabu (3/5).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*