Anies Siap Maksimalkan Program Pertukaran Kepsek Kemdikbud di DKI

Anies Siap Maksimalkan Program Pertukaran Kepsek Kemdikbud di DKI
Anies Siap Maksimalkan Program Pertukaran Kepsek Kemdikbud di DKI

 

 

 

Hasil gambar untuk Cagub-Cawagub Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno

Berita Segar – Cagub-Cawagub Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno. Akan membantukan menularkan kualitas pendidikan di Ibu Kota dengan cara memaksimalkan partisipasi DKI dalam program pertukaran kepala sekolah.

Meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Ibu Kota akan menjadi salah satu program prioritas Cagub-Cawagub Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno. Saat memimpin nanti, Anies akan membantu menularkan kualitas pendidikan tersebut ke daerah lain di Indonesia.

Caranya adalah dengan memaksimalkan partisipasi DKI dalam program pertukaran kepala sekolah. Program tersebut adalah program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang digagas Anies saat masih menjabat sebagai Mendikbud.

“Waktu kami di Kemendikbud dulu salah satu program adalah bentuknya pertukaran kepala sekolah. Jadi kepala sekolah dari daerah yang mungkin sulit aksesnya, kepala sekolahnya datang ke Jakarta atau kota-kota pilihan lainnya, lalu mereka menjadi wakil kepala sekolah selama beberapa bulan,” ujar Anies di Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (2/5/2017).

Wakil kepala sekolah yang berada di Jakarta kemudian dikirim untuk menjadi kepala sekolah tempat daerah pertukaran. “Wakilnya yang di sini pergi ke sana, memimpin di sana, menjadi kepala sekolah di sana selama beberapa bulan. Jadi ada program pertukaran itu, kita lakukan mulai 2015. Anies mengatakan “ada juga program di mana kepala sekolah datang lalu belajar.”

Anies mengatakan, “pengalaman kepala sekolah dari daerah yang datang mengikuti program pertukaran tersebut akan menjadi pelajaran. Hal ini agar dapat diterapkan kembali ke daerah asalnya.”

“Dipakai sebagai salah satu brandmark. Tidak ada yang bisa copy paste, karena setiap sekolah punya tantangan sendiri-sendiri. Tapi pengalaman yang mereka dapatkan di Jakarta dan kota-kota besar lain yang pendidikannya lebih maju itu akan bisa menjadi modal bagi mereka untuk mengembangkan,” kata Anies.

Yang terpenting dari program pertukaran tersebut menurut Anies adalah jaringan dan perkenalan yang terbangun dari kepala sekolah yang berasal dari daerah tersebut, “Sehingga bisa saling bantu sesama lain.

Yang terjadi adalah ketika di daerah ada kegiatan pelatihan, yang diundang adalah guru-guru atau kepala sekolah yang dulu tempat dia datang. Jadi itu salah satu yang pernah digunakan, setahu saya itu masih jalan programnya. Jadi nanti DKI bisa berpartisipasi di sana,” kata Anies.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*