Begini Penampakan Pabrik Tahu di Mampang Yang Habis Terbakar

Sapi-sapi yang berada di dalam kandang juga tidak ada yang mati. Selain itu menurut Ian (35) warga sekitar juga mengatakan mulanya ada warga yang melihat api dari atas dan langsung turun ke bawah, hal ini karena sekitar ini bangunan saling berdempetan.
Sapi-sapi yang berada di dalam kandang juga tidak ada yang mati. Selain itu menurut Ian (35) warga sekitar juga mengatakan mulanya ada warga yang melihat api dari atas dan langsung turun ke bawah, hal ini karena sekitar ini bangunan saling berdempetan.

Berita Segar-Api yang membakar pabrik tahu di Mampang, Jakarta Selatan telah padam. Sebagian besar pabrik tahu di permukiman padat itu tampak hangus.

Dari foto-foto yang diperoleh detikcom, Minggu (21/5/2017) terlihat bangunan sudah hangus dan habis terbakar. Beberapa kayu dan atap menjuntai ke bawah, tampak pula beberapa orang masih membereskan sisa kebakaran.

Kebakaran itu berlokasi di belakang Kantor Kecamatan Mampang Prapatan, RT 008/010, Jakarta Selatan. Terpasang garis batas polisi disekitar lokasi kebakaran.

Warga di sekitar kejadian mengatakan, selain pabrik tahu ada beberapa bangunan lain yang terbakar. Api menyala sejak pukul 15.00 WIB dan padam sekitar pukul
16.00 WIB

“Iya, campur ini berderetan, cuma ya sama ngontrak juga. Selain pabrik tahu, ada kandang sapi dan lapak barang bekas yang terbakar,” ujar Sholeh (52) salah satu warga di sekitar lokasi.

Dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Ketika kebakaran terjadi Sholeh mengatakan pabrik tahu sedang beroperasi.

“Dalam kejadian ini tidak ada memakan korban jiwa. Iya (pabrik tahu sedang beroperasi),” kata Sholeh

Sapi-sapi yang berada di dalam kandang juga tidak ada yang mati. Selain itu menurut Ian (35) warga sekitar juga mengatakan mulanya ada warga yang melihat api dari atas dan langsung turun ke bawah, hal ini karena sekitar ini bangunan saling berdempetan.

“Ada orang di atas mau mengambil uang, enggak taunya api sudah besar katanya, terus langsung lari ke bawah, mau disiram susah karena triplek semua. Di sini mah, kalau kebakaran ya abis semua soalnya berdempetan semua,” tutur Ian.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*