Demo Sopir Taksi Konvensional di Yogya, Sultan: Harus Ada Dialog

Demo Sopir Taksi Konvensional di Yogya, Sultan: Harus Ada Dialog
Demo Sopir Taksi Konvensional di Yogya, Sultan: Harus Ada Dialog

 

Hasil gambar untuk Demo Sopir Taksi Konvensional di Yogya, Sultan

Berita Segar– perjuangan persatuan sopir angkutan umum (FPPAU) menggelar demo di aksi demo yang digelar di komplek Kepatih, Jalan Malioboro ,Yogyakarta.mereka mengatakan keberadaan taksi online di anggap telah merugikan mereka karena pendapatan mereka turun secara dratis.

Yogyakarta – Sekitar 1.000 sopir taksi dan angkutan konvensional memprotes taksi online di Yogyakarta. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menyatakan harus ada dialog untuk selesaikan masalah ini.

Mereka mendesak agar segera diterbitkan peraturan gubernur yang mengatur keberadaan taksi online di DIY.

“Mestinya harus dialog, agar ada kesepakatan. Tidak bisa kita menentukan, harus ada dialog,” kata Sri Sultan HB X kepada wartawan di Komplek Kepatihan, Jalan Malioboro, Yogyakarta, Rabu (3/5/2017).

Sopir taksi dan angkutan umum konvensional yang tergabung dalam Front Persatuan Perjuangan Sopir Angkutan Umum (FPPAU) menggelar demo di Di aksi demo yang digelar di komplek Kepatihan, Jalan Malioboro, Yogyakarta.

Mereka menuntut pengaturan keberadaan angkutan bebasis online di DIY. Keberadaan taksi online ini dianggap telah merugikan mereka karena pendapatan mereka turun drastis.

Sejumlah tuntutan mereka salah satunya diterbitkan Pergub tentang penyelenggaraan angkutan umum tidak dalam trayek dengan aplikasi berbasis teknologi informasi di DIY.

Selain itu mereka juga menuntut agar mobil angkutan umum wajib berplat kuning, kuota 10% dari taksi resmi, angkutan berbasis teknologi informatika dalam bentuk apapun harus sesuai UU lalulintas No 22 tahun 2009.

Tak hanya itu, mereka juga menuntut Gubernur DIY merekomendasikan Dishub bekerjasama dengan kepolisian untuk menindak tegas pelanggar UU No 22 tahun 2009, bentuk tim tripartit yan terdiri dari instansi terkait pengaturan angkutan umum mewakili pemerintah, organda mewakili pengusaha dan komunitas sopir.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*