Inilah 5 Maha Karya Ahok yang Luar Biasa, Untuk Jakarta

Inilah 5 Maha Karya Ahok yang Luar Biasa, Untuk Jakarta
Inilah 5 Maha Karya Ahok yang Luar Biasa, Untuk Jakarta

Terlepas banyaknya kontroversi Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta, perannya sebagai pemimpin ibukota memang patut diacungi jempol. Salah satu buktinya adalah seperti beberapa waktu lalu, tepatnya tanggal 25 April 2017 pukul 00.00 Simpang Susun Semanggi akhirnya berhasil tersambung. Proyek ini adalah salah satu capaian luar biasa dalam sejarah pembangunan Jakarta.

Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bahkan memuji kecepatan pembangunan tersebut. Bukan hanya menteri, rakyat Jakarta sejatinya juga menikmati kerja nyata Basuki Tjahaja Purnama. Selain Simpang Susun Semanggi, ada beberapa maha karyanya yang jadi bukti kehebatannya membangun Jakarta.

Sungai di Jakarta jadi seperti kolam ikan

sss

Dulu, sungai di Jakarta memang dikenal sebagai perairan yang dipenuhi tumpukan sampah. Selama berpuluh-puluh tahun, pemandangan seperti itu terus terlihat di DKI Jakarta. Namun, selama masa pemerintahan Ahok, sungai di Jakarta secara berkala jadi bersih.
Bahkan, ikan-ikan juga dilepaskan hingga membuat perairan tersebut makin cantik. Keindahan tersebut merupakan kerja keras para pasukan oranye dan pasukan biru yang dipercaya oleh Ahok dalam mengembangkan ‘Program Kali Bersih’. Para pengguna media sosial pun merasa jika sungai di Jakarta jadi pantas disebut obyek wisata.

Terminal Parkir Elektronik

ddd

Sistem parkir elektronik memang sudah dimulai sejak akhir tahun 2014. Dulu, para pengguna masih banyak yang bingung dengan penggunaannya. Seiring dengan berjalannya waktu, warga pun makin menikmati karya Ahok ini.
Bahkan, kebijakan dari gubernur DKI Jakarta tersebut mampu mengatasi parkir liar di beberapa jalan. Bukan cuma itu, parkir meter juga jadi salah satu program yang berkembang di DKI Jakarta. Jika pengelolaannya bersih, pendapatan dari parkir tersebut bisa mencapai 100 juta per hari.
Masjid Fatahillah di Balai Kota

eew

Balai Kota Pemprov DKI dulunya tidak memiliki masjid. Hanya ada ruangan di lantai 1 Blok D yang diubah menjadi mushala. Untuk ibadah shalat Jumat pun dilakukan di ruangan Blok G hingga ke beberapa tempat di sekitarnya. Pada tahun 2014, Ahok sendiri yang menyampaikan ide untuk pembangunan masjid tersebut. Ia merasa malu karena di lingkungannya tidak memiliki masjid.
Tujuannya membangun masjid tersebut tidak lain agar para PNS-PNS selalu ingat Tuhan. Dengan begitu, mereka pun tidak akan melakukan KKN dan mampu bekerja dengan baik. Masjid yang diberi nama Fatahilah tersebut diperkirakan mampu menampung 1.513 orang.
Sodetan Ciliwung untuk Jakarta bebas banjir

eee

Hampir tiap tahun Jakarta memang selalu dilanda banjir. Ingin mengatasi itu, Ahok pun memulai dengan membangun sodetan Ciliwung. Pembangunan saluran yang menghubungkan Ciliwung dengan Banjir Kanal Timur, sehingga beban pun bisa dialihkan ke BKT. Seperti diketahui jika selama ini BKT sering tidak terisi maksimal, sementara Ciliwung selalu meluap saat musim hujan.
Dengan adanya sodetan, sebagian aliaran air bisa dialihkan melalui timur Jakarta dan selanjutnya masuk ke laut wilayah Marunda. Pengerjaan sodetan itu sendiri sudah dimulai sejak tanggal 19 Desember 2013, yang diteruskan di masa kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama.
Renovasi terminal Rawamangun

gg

Tanggal 25 Mei 2015 lalu, Terminal Rawamangun telah selesai direnovasi. Pembangunannya sempat terkendala dengan jalur bus yang berbelok dan terlalu sempit, alhasil bus besar pun tidak bisa masuk. Masalah selajutnya adalah Gedung Sudin Perhubungan Jakarta Timur yang menghalangi jalur bus. Sementara Gedung Sudin juga tak bisa dihapus karena merupakan aset negara.
Dengan menggunakan desain khusus, pada akhirnya terminal bisa diperbaiki mulai Juni 2015 hingga akhirnya bus besar pun bisa memasuki terminal tersebut. Marka jalan juga dibuat agar pengemudi tidak sampai menabrak Gedung Sudin.
Itulah lima contoh karya besar Ahok yang berguna bagi masyarakat Jakarta. Meski begitu banyak kontroversi, Ahok tetap bisa membuktikan jika ia bisa memimpin Jakarta dengan baik.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*