Seorang Petani Menemukan Potongan Besi Terbesar Dunia Berat 66 ton

Seorang Petani Menemukan Potongan Besi Terbesar Dunia Berat 66 ton
Seorang Petani Menemukan Potongan Besi Terbesar Dunia Berat 66 ton

Meteorit adalah potongan besi terbesar di atas bumi dan antara meteorit terbesar yang pernah ditemukan dalam satu benjolan adalah meteorit Hoba yang ditemukan pada 1920 oleh seorang petani terdekat Grootfontein di bagian Otjozondjupa, Namibia.

Jacobus Hermanus Brits sedang melakukan pekerjaan membajak di ladangnya dan terdengar bunyi logam yang sedang bergesekan.

Segera setelah meteorit seberat 66 ton itu ditemukan, ia menarik perhatian banyak sainstis. Bahkan, karena massanya yang besar, meteorit Hoba tidak pernah dialihkan dari tempat ia jatuh.

UCScreenshot20170426205738

Seperti ditulis Elitereaders, para ilmuwan percaya bahwa pelanggaran meteorit tersebut terjadi sekitar 80.000 tahun lalu. Apa yang lebih menarik, meteorit tersebut jatuh tanpa meninggalkan kawah di permukaan bumi.

Ilmuwan menyimpulkan bahwa atmosphere bumi telah memperlambat kecepatan meteorit tersebut sekitar 320 m / s dan menyebabkan kurangnya korosi meteorit tersebut.

Meteorit Hoba masih memegang rekor besi terbesar yang pernah ditemukan di permukaan bumi di mana ia mengandung 84% besi dan 16% nikel dan juga sedikit efek kobalt.

Bahkan, disebabkan faktor cuaca, proses pengaratan turut terjadi. Tambahan lagi, karena penyampelan ilmiah, erosi dan vandalisme, massa meteorit tersebut kini cuma tinggal 60 ton saja.

UCScreenshot20170426205812

UCScreenshot20170426205824

Pada tahun 1954, museum sejarah yang mengumpulkan bahan-bahan alami di Amerika ingin membeli meteorit tersebut namun ditolak.

Maka, pada tahun 1955, meteorit Hoba dinyatakan sebagai monumen nasional dan menjadi kunjungan favorit turis saban tahun.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*